Menu

Mensos ingin bantuan Kube bukan hanya untuk usaha warung

Tuesday, July 9th 2019.

Saya tidak menganggap enteng Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu mau buka warung, itu bagus. Tapi akan lebih bagus kalau mau buka usaha untuk mendukung industri,

Bandung (ANTARA) – Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan agar bantuan melalui Kelompok Usaha Bersama (Kube) bukan hanya untuk membuka warung atau makanan kecil lainnya tapi usaha yang punya nilai tambah.

“Biasanya kita memberikan kebebasan sepenuhnya kepada penerima manfaat untuk menentukan jenis usaha yang akan mereka kembangkan, sekarang kita coba kawinkan dengan pasar artinya bagaimana kita membuat produk mereka untuk disalurkan atau menompang industri jadi punya nilai tambah,” katanya di Bandung, Selasa.

Mensos pada sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Wilayah I Tahun 2019 menambahkan, selama ini Kube banyak dikembangkan untuk usaha warung atau usaha kecil lainnya.

“Saya tidak menganggap enteng Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu mau buka warung, itu bagus. Tapi akan lebih bagus kalau mau buka usaha untuk mendukung industri,” ujarnya.

Karena itu Kemensos akan memberikan penguatan kepada program Kube. Maka ke depan juga yang perlu dipelajari adalah produk yang punya nilai tambah.

Baca juga: Program Kube bakal diukur tingkat keberhasilannya

“Kami akan studi seberapa besar sukses rasio dari Kube itu sendiri, apakah KPM itu sudah terentaskan sehingga mereka bisa menjadi keluarga yang mandiri, punya usaha masing-masing. Kalau ditemukan hal-hal yang perlu untuk diperbaiki akan kita ambil langkah untuk perbaikan,” tambah dia.

Setelah dilakukan studi dan diketahui permasalahan di lapangan sehingga Kube tidak berkembang seperti masalah modal, akan dicari solusi bisa melalui KUR atau skema bantuan lainnya.

Terkait modal, Kemensos punya pos anggaran di luar APBN.

Bila permasalahan terkait dengan kebutuhan pasar dan industri, lanjut Mensos akan dilakukan kerja sama dengan Kementerian Perindustrian atau Bekraf.

“Ke depan tidak lagi kita lepas tapi akan beri arahan dan pendampingan untuk bisa link and match dengan industri,” kata Agus.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung menyebutkan setiap tahun Kemensos memberikan bantuan untuk 11.000 Kube setiap tahun senilai Rp20 juta per kube.

Baca juga: Mensos: kemiskinan punya efek langsung terhadap mentalitas negara

Baca juga: Kemensos beri pengarahan pendamping Kube maksimalkan kinerja

 

Kemensos siapkan konselor untuk pemulihan trauma anak korban banjir

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019



Sumber : AntaraNews.com

Butuh Aspal Pertamina? Eceran atau partai besar? Kami siap mensuplai kebutuhan Aspal untuk seluruh Project anda. PT. Bahari Unggul Ajimulya adalah agen resmi aspal drum pertamina pen grade 60/70. Melayani pembelian eceran, maupun pembelian partai besar (minimal 30 drum).


Area Pemasaran ke seluruh wilayah Indonesia. Karena kami adalah Distributor Aspal Curah Pertamina yang telah banyak membantu konsumen dalam mensuplai kebutuhan Aspal Pertamina

Related Article Mensos ingin bantuan Kube bukan hanya untuk usaha warung

Sunday 3 February 2019 | Berita

Samarinda (ANTARA News) – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor berupaya mendapatkan dana dari Pemerintah Pusat untuk membiyai sejumlah proyek pembangunan berskala besar di wilayah setempat.Isran…

Tuesday 12 March 2019 | Berita

Purwakarta (ANTARA) – Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akan menerapkan sanksi cabut pentil ban dan penggembokan terhadap¬† kendaraan yang parkir sembarangan.“Para pemilik kendaraan agar…

Thursday 18 April 2019 | Berita

Menurut Dubes Puja penghentian penggunaan kelapa sawit, khususnya untuk biofuel, bukanlah solusi, namun mendorong penggunaan kelapa sawit yang sustainable menjadi solusi yang lebih masuk akal.London…